MASIGNASUKAv101
6659691418091638551

Apa yang Sains Ketahui Tentang COVID-19 (Virus Corona)

Apa yang Sains Ketahui Tentang COVID-19 (Virus Corona)
Add Comments
15/05/20
Saat ini, mungkin sebagian besar dari kita telah menyadari bahwa COVID-19 adalah singkatan dari “Penyakit Virus Corona 2019” (tahun pertama kali virus tersebut diidentifikasi.

Penyakit yang disebabkan oleh virus corona adalah jenis penyakit menyebar dan menyebabkan gangguan pada pernafasan yang dapat berujung parah. 

Terlepas dari itu, masih terdapat banyak kebingungan tentang ap aitu COVID-19 dan bagaimana ia mampu menciptakan krisis global yang sebelumnya belum pernah dialami sejak kemunculan AIDS pada -1980 atau pandemic polio pada 1950-an.  

Untuk saat ini peneliti dapat memahami tentang Covid-19 ini berdasarkan pengamatan terhadap virus corona lain dengan karakteristik yang serupa.

Sebelum mengembangkan vaksi yang efektif untuk mengatasi hal tersebut, Peneliti masih perlu mempelajari banyak hal selain untuk mengobati tipe virus yang ada saat ini namun juga mempelajari variasi genetic yang mungkin muncul dikemudian hari.

Apa Itu Virus Corona?

Virus Corona adalah sekelompok virus yang menyebabkan penyakit pada manusia, burung atau mamalia. Pada manusia, virus corona menyebabkan gangguan pada pernafasan mulai dari skala ringan hingga yang parah. Beberapa jenis virus korona relative tidak berbahaya, hanya menyebabkan pilek ringan, sementara jenis lainnya dapat menyebabkan penyakit serius, bahkan hingga berujung pada kematian.

Saat ini diketahui bahwa terdapat tujuh jenis utama dari virus corona. Sekitar 10% dan 15% dari semua pilek biasa dapat dikaitkan dengan empat jenis spesifik,  dimana sebagian besar infeksi terjadi dalam pola musiman dengan peningkatan selama memasuki musim dingin/hujan.  Gejala yang relative ringan ini dikenal dengan :

Human coronavirus 229E (HCoV-229E)
Human coronavirus HKU1 (HCoV-HKU1)
Human coronavirus OC43 (HCoV-OC43)
Human coronavirus NL63 (HCoV-NL63)
Selain itu, terdapat tiga jenis virus corona lain yang berpotensi parah

1. Virus corona terkait pernafasan akut yang parah (SARS-CoV-1), atau kadang-kadang disebut
      sebagai “SARS Klasik”
2. Virus corona terkait sindrom pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) 
3. Sindrom berupa pernafasan akut virus corona 2 ( SARS-CoV-2), Virus ini dikenal sebagai COVID-19

COVID-19 pertama kali diidentifikasi pada 13 Desember 2019, di Wuhan, Cina. Saat ini virus tersebut telah menjadi perhatian dunia international dikarenakan penyebarannya yang begitu cepat. Indonesia sendiri pertama kali mengumumkan telah ditemukan kasus yang positif pada 2 Maret 2020 dan terus berkembang pesat hingga saat ini.

Bagaimana COVID-19 berbeda dari SARS dan MERS?

Meskipun COVID-19 terkait erat dengan SARS-CoV-1 dan Mers-CoV, namun pola ifeksinya berbeda.
SARS-CoV-1 adalah jenis virus ganas pertama yang diidentifikasi kembali pada tahun 2002 ketika melanda bagian selatan CIna dan Asia, Menginfeksi sekitar 8.000 orang dan menyebabkan 775 kematian (Tingkat kematian 9,5%).

MERS-CoV diidentifikasi pada tahun 2012 dan sejak itu menyebabkan dua wabah tambahan pada tahun 2015 dan 2018, utamanya mempengaruhi Timur Tengah termasuk mencapai Amerika Serikat dan Inggris. Terdapat kurang lebih 5000 kematian sebagai akibat dari tiga wabah, tingkat kematian tergolong mengkhawatirkan, berada disekitar angka 35%.

Yang membuat Covid-19 menjadi unik adalah tingkat penyebarannya yang tinggi.  Diabnding penyakit lainnya Covid-19 menyebar lebih cepat dan telah merambat berbagai negara didunia. Penyebarannya mirip dengan flu biasa (melalui tetesan pernafasan atau mungkin melalui permukaan benda yang telah terkontaminasi).

Pada masa-masa pandemic COVID-19, saat ini belum dapat diketahui seberapa banyak jumlah kasus yang akan terjadi dan akan dinyatakan positif. Sejak artikel ini dimuat, Virus Corona atau Covid-19 telah ditemukan 1,030,628 kasus positif didunia dan 1,986 di Indonesia yang mana kasusnya terus bertambah secara pesat setiap harinya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa sekitar 3-4% dari total kasus yang dilaporkan telah meninggal dunia. Jumlah tersebut tersebar secara bervariasi di berbagai wilayah. Artinya bisa saja dalam suatu wilayah tertentu jumlah kematian lebih besar dari yang telah diperkirakan oleh WHO atau justru sebaliknya. 

AWEZET | Improve Your Knowledge

Merupakan personal blog yang berusaha memberikan panduan dan informasi terkait perilaku sosial, psikologi dan pengembangan karir yang lahir dari semangat untuk terus berbagi informasi disekitar kita

Semoga Bermanfaat..
Jangan lupa meninggalkan komentar ya.