MASIGNASUKAv101
6659691418091638551

Sering Gagal Saat Wawancara Kerja, Simak Hal Berikut Ini!

Sering Gagal Saat Wawancara Kerja, Simak Hal Berikut Ini!
Add Comments
12/11/19

Banyak sekali jobseekers yang bertanya-tanya bagaimana sih cara menjawab saat wawancara kerja yang benar. 

Terutama fresh graduate yang mungkin sudah melewati tahapan interview kerja namun masih belum ada kelanjutan, mungkin bertanya-tanya. Apakah ada tips khusus? Apa saja yang perlu dipersiapkan saat akan menghadapi wawancara kerja?

Ditulisan kali ini, saya akan memberikan beberapa informasi yang bisa jobseekers gunakan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi interview kerja dari sudut pandang recruiter. Berikut beberapa hal penting namun sering dianggap remeh oleh jobseeker:

Pakaian dan penampilan

Pengalaman saya ketika menelfon kandidat dan mengabarkan bahwa dirinya diundang untuk proses interview, tidak jarang yang bertanya “apakah harus memakai baju hitam putih bu?”. Jika tidak diminta, maka itu tidaklah wajib

Yang perlu kalian pakai adalah baju formal rapi, kecuali jika saat undangan diinformasikan bahwa kalian boleh memakai pakaian casual. Untuk laki-laki bisa memakai kemeja, celana bahan (bukan jeans), dan sepatu formal seperti pantofel.

Untuk perempuan bisa memakai kemeja atau blouse, rok atau celana bahan, dan sepatu formal (minimal flatshoes). Pakailah warna yang tidak mencolok atau membuat recruiter terdistraksi, jika memakai baju bermotif, pakaian motif yang tidak terlalu ramai. Kalian juga bisa menambahkan jas atau blazer.

Untuk laki-laki jangan lupa memakai gel rambut agar rapi. Untuk perempuan bisa menggunakan polesan make-up, tidak perlu tebal atau berlebihan, pastikan diri kalian terlihat fresh dan enak dipandang apalagi jika posisi yang kalian lamar penampilan merupakan hal yang penting (misal: marketing, customer service).

Mungkin bagi beberapa wanita merasa tak nyaman jika tidak terbiasa bermake-up. Meskipun ada ungkapan yang mengatakan “yang penting nyaman” atau “nyaman adalah segalanya”. Tapi bisa menempatkan diri sesuai dengan situasi justru lebih penting.
Penampilanmu merupakan salah satu hal yang menunjukkan bagaimana kamu menghargai dirimu sendiri, dan juga menghargai recruiter yang sudah mengundangmu untuk proses interview.

Proaktif mencari informasi mengenai perusahaan

Di tempat saya bekerja, sebelum saya memulai proses interview, saya akan presentasi company profile yang berisi product knowledge, benefit karyawan, dan job desc untuk memangkas waktu saat proses interview yang mana biasanya kandidat menanyakan hal-hal tersebut.

Biasanya sebelum memulai presentasi saya akan bertanya “ada yang sudah searching di google, buka web kami, atau kepo-kepo tentang job desc nya?”. Hasilnya hanya segelintir dari kandat yang melakukannya. Jadi apa? Datang interview tapi tak tahu ini interview perusahaan apa? Asal datang saja siapa tau diterima?

Yang perlu kalian tahu, tidak semua perusahaan melakukan presentasi company profile sebelum memulai proses receuitment (entah psikotest atau interview). Jadi, sebelum kalian datang untuk interview, pastikan kamu tau posisi yang kamu lamar, terutama job desc nya, tak lupa juga budaya perusahaan, visi dan misi, perusahaan tersebut bergerak dibidang apa (product knowledge).

Bagaimana caranya? Apakah kalian tau Google? Sekarang jaman sudah canggih bukan? Atau kalian bisa buka website perusahaan yang kalian lamar, bertanya ke relasi yang bekerja di tempat tersebut (jika ada), atau hubungi contact person yang ada di loker. Jangan biarkan diri kalian datang tanpa persiapan. Dengan begitu kalian akan lebih siap dan meminimalisir ‘salah pilih perusahaan nih’ dikemudian hari

Percaya diri

Kamu fresh graduate? Ada program magang selama kuliah? Tuliskan saja di CV kalian atau sampaikan kepada interviewer saat diminta memperkenalkan diri. Seringkali saya temui banyak pengalaman kerja yang masih kosong, padahal setelah saya gali informasi mereka memiliki pengalaman magang.

Nah, bagaimana yang kampusnya tidak ada program magang? Tuliskan pengalaman organisasi atau kepanitiaan yang sudah pernah kalian ikuti

Dan yang paling penting, jawab semua pertanyaan dengan percaya diri, meyakinkan, dan jujur.


Komunikatif

Ketika kalian mendapat suatu pertanyaan, jawablah secara jelas. Sampaikan apa yang menurut kalian harus disampaikan. Jangan selalu mengandalkan atau berharap interviewer akan menggali lebih dalam. Jika kalian bertemu dengan interviewer yang seperti itu, sama saja kamu sudah mensia-siakan kesempatan.

“Coba ceritakan pengalaman magangmu!”
“Sewaktu kuliah saya magang di PT. XYZ”

Jadilah komunikatif. Jangan hanya menjawab singkat-singkat seperti diatas. Kamu bisa menambahkan apa saja yang kamu lakukan selama magang di tempat tersebut. Dan apa saja yang bisa kamu dapatkan selama di sana.

Kamu bisa berlatih sebelumnya. Kemampuan berkomunikasi sangatlah penting.



Ummahatul Masruhah.

AWEZET | Improve Your Knowledge

Merupakan personal blog yang berusaha memberikan panduan dan informasi terkait perilaku sosial, psikologi dan pengembangan karir yang lahir dari semangat untuk terus berbagi informasi disekitar kita

Semoga Bermanfaat..
Jangan lupa meninggalkan komentar ya.