MASIGNASUKAv101
6659691418091638551

4 Hal ini Bisa Jadi Alasan Kamu Merasa Hampa

4 Hal ini Bisa Jadi Alasan Kamu Merasa Hampa
Add Comments
13/10/19

Apakah kamu pernah merasa kesepian padahal berada di tempat yang ramai? Atau mungkin seperti merasa bingung dengan hidup ini, namun kamu tidak tau jawaban atas apa yang membuatmu seperti itu? Kalau iya, tenang saja sayapun pernah merasakannya.

Kondisi yang kita alami adalah hal yang bisa terjadi kepada siapapun. Merasa hidup ini hampa dan tidak memahami kenapa itu terjadi.

Mungkin saat ini kamu begitu popular, sukses dan punya apapun yang kamu butuhkan. Tapi kamu tetap saja merasakan sebuah kehampaan. Kata salah seorang dosen dikampus, waktu itu, saya seperti seorang yang melompong. Perasaan yang seolah kita sulit untuk merasakan kebahagiaan tapi bersedihpun sama.

Perasaan seperti itu umumnya kita rasakan saat mengahdapi sebuah kondisi yang sulit, entah karna urusan pekerjaan atau hubungan yang sedang bermasalah. Tapi taukah kamu, kekosongan atau kehampaan yang kita rasakan sebenarnya adalah masalah yang  bisa hadir dari dalam diri kita.

Berikut ini empat kemungkinan yang menjadi alasan kenapa kita merasakan kehampaan.

1. Kamu tidak mengenal dirimu.

Ketidaktahuan tentang diri kita sendiri bisa menjadi salah satu penyebab kehampaan yang dirasakan.ketidaktahuan tentang apa yang kita sukai, apa yang kita inginkan, atau siapa kita dapat membuat hidup yang kita jalani seolah tanpa tujuan.

Kondisi ini mungkin saja terjadi karena kita terlalu sibuk memikirkan apa yang bisa membuat orang lain bahagia, pasangan atau mungkin teman dekatmu sampai kita lupa untuk meluangkan waktu untuk diri kita sendiri.

Sesekali buatlah waktu yang berkualitas untuk diri kita sendiri, renungkan dan pahami apa yang saat ini kamu rasa, evaluasi kembali nilai-nilai yang kita yakini agar terbangun rasa identitas yang kuat.

2. Kamu tidak memiliki hubungan yang berkualitas.

Penelitian yang lakukan oleh Watkins, Woodward, stone & Kolts (2003) menyebutkan bahwa hubungan yang kita jalin adalah penentu paling penting dari sebuah kebahagiaan. Hubungan yang dijalin bukan hanya soal kuantitas, namun kualitas yang terjalin dalam hubungan itu, salah satunya adalah keintiman.
Baca Juga: Bagaimana Optimisme Meningkatkan Kualitas Hidupmu
Mungkin saja kita punya banyak teman yang bisa kita temui dan ajak untuk berbica, tapi jika kita tidak mampu untuk saling berbagi tawa atau melakukan percakapan yang pribadi, maka itu bukanlah sebuah hubungan yang berkualitas.

Sangat penting untuk memberntuk sebuah ikatan emosional yang kuat baik itu bersama teman, kerabat atau mungkin pasanganmu.

3. Kamu belum berdamai dengan masa lalumu

Kekosongan atau perasaan hampa bisa jadi indikasi kamu belum berdamai dengan dirimu di masa lalu. Kehampaan yang dirasakan bisa jadi akibat dari perasaan kehilangan atau luka masa lalu yang belum terobati.

Mungkin terdengar lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan, tapi kamu sepertinya harus belajar untuk berdamai dengan dirimu yang dulu dan segera move on. Menyalahkan diri atau mengasihani diri atas kesalahan masa lalu akan menghambarmu, berdamailah, dan kembali fokus dengan kehidupan yang saat ini kamu jalani. Maafkan dirimu dan biarkan dirimu tumbuh.

4. Kamu tidak punya mimpi dalam hidupmu.

Tanpa memiliki tujuan dalam hidup ini, akan membuat kita seolah tidak punya makna dalam hidup. Sudah menjadi sifat naluriah manusia untuk selalu menginginkan hal-hal besar untuk dirinya sendiri.

Misalnya saja kamu ingin menjadi seorang professional, memiliki bisnis atau mungkin bermimpi untuk bisa melakukan sesuatu yang berarti. Mimpi apapun akan cukup untuk membuat kita menjadi lebih berarti dan tau bahwa ada sesuatu yang harus kita lakukan.

Memiliki atau memperjuangakan apa yang kita inginkan akan membuat kita merasa lebih hidup, bersemangat dan tau apa yang harus kita lakukan dalam hidup ini dan itu tentu tidak akan membuat kita merasakan kehampaan.

Pada akhirnya, satu-satunya yang dapat menolong kita dari perasaan kehampaan adalah diri kita sendiri. Jadi cobalah berdamai dan luangkan waktu untuk melihat lebih jauh kedalam diri kita.

Mungkin ada satu alasan yang membuat kita merasa demikin, cobalah temukan itu secepatnya. Beri ruang dan tanyakan pada dirimu. Prosesnya tidak akan mudah, namun semakin cepat kamu memahami penyebabnya itu akan membantumu untuk melewatinya. Percayalah semuanya tidak akan sia-sia dan itu akan membantu kita menjalani hidup ini dengan lebih bahagia. Semuanya dimulai dengan mencari tau apa alasannya.

Daftar Pustaka

Watkins, P.C., Woodward, K., Stone, T., & Kolts, R. L. (2003). Gratitude and Happiness: Development of a Measure of Gratitude and Relationships with Subjective Well-Being. Social Behavior and Personality: An International Journal, 31 (5), 431-451.

Abd Wahid Zulfikar

Awezet merupakan implementasi keilmuan yang berusaha memberikan panduan dan informasi terkait perilaku sosial, psikologi dan pengembangan karir yang lahir dari semangat untuk terus berbagi informasi disekitar kita.

Semoga Bermanfaat..
Jangan lupa meninggalkan komentar ya.